KEGIATAN KAMI

Secara umum, seluruh kegiatan di Monash Institute adalah kegiatan yang bertujuan untuk pendidikan dan pembangunan karakter

Pendaftaran Santri Monash Institute

Pendaftaran dapat dilakukan setiap saat. Tetapi seleksi dan tes masuk dilaksanakan setiap bulan Juni - Agustus

Jaringan Monash Institute

Saat ini Monash Institute telah memiliki tempat pendidikan di tiga daerah, yaitu Kota Semarang, Kabupaten Rembang, dan DKI Jakarta

SEMARANG

Monash Institute Semarang

REMBANG

Monash Institute Rembang

JAKARTA

Monash Institute Jakarta

Akhlak Paripurna

Oleh: Dr. Mohammad Nasih (Pengajar di Program Pascasarjana Ilmu Politik UI dan FISIP UMJ; Guru Utama di Rumah Perkaderan Monash Institute) Dunia senantiasa mengalami perubahan, yang karena itu Allah Swt. melakukan berbagai perubahan terhadap aturan kehidupan yang sebelumnya telah ditetapkan, baik untuk menyesuaikan keadaan maupun meringankan. Sebab, jika aturannya tidakRead More

Akhlak Mulia

Oleh: Dr. Mohammad Nasih (Pengajar di Program Pascasarjana Ilmu Politik UI dan FISIP UMJ; Guru Utama di Rumah Perkaderan Monash Institute) Nabi Muhammad bersabda: “Sungguh, aku diutus untuk menyempurnakan akhlak”. Pernyataan Nabi ini dipahami secara keliru oleh kebanyakan orang. Akhlak mulia dalam hadits tersebut dipahami sekedar perilaku yang baik danRead More

Nafsu

Oleh: Dr. Mohammad Nasih (Pengajar di Program Pascasarjana Ilmu Politik UI dan FISIP UMJ; Guru Utama di Rumah Perkaderan Monash Institute) Kata nafsu secara bahasa berkonotasi sebagai dorongan untuk mengerjakan sesuatu; biasanya dianggap berkonotasi negatif, tetapi sesungguhnya juga positif. Maka muncul istilah-istilah berkait dengan nafsu, di antaranya nafsu makan, nafsuRead More

Tahlilan

Oleh: Dr. Mohammad Nasih (Pengajar di Program Pascasarjana Ilmu Politik UI dan FISIP UMJ; Guru Utama di Rumah Perkaderan Monash Institute) Tahlîl secara harfiyah berarti membaca lâ ilâha illâ Allâh (tiada tuhan selain Allah). Dalam kajian teologi Islam, kalimat ini disebut sebagai kalimat tauhid, yakni kalimat yang berisi tentang ajaranRead More

Basmalah

Oleh: Dr. Mohammad Nasih (Pengajar di Program Pascasarjana Ilmu Politik UI dan FISIP UMJ; Guru Utama di Rumah Perkaderan Monash Institute) Basmalah merupakan sebutan singkat untuk kalimat “bismillâhirrahmânirrahîm” yang pada hampir semua buku terjemahan bahasa Indonesia dialihbahasakan menjadi “dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang”. Terjemahan dan makna yangRead More

Majnun

Oleh: Dr. Mohammad Nasih (Pengajar di Program Pascasarjana Ilmu Politik UI dan FISIP UMJ; Guru Utama di Rumah Perkaderan Monash Institute) Majnûn adalah salah satu kata dalam bahasa Arab yang mengalami pergeseran semantik sampai seringkali mengalihkan makna aslinya. Majnun sering diartikan dengan gila. Padahal tidak semua kegilaan disebabkan oleh sebuahRead More

Nasihat

Oleh: Dr. Mohammad Nasih (Pengajar di Program Pascasarjana Ilmu Politik UI dan FISIP UMJ; Guru Utama di Rumah Perkaderan Monash Institute) Kata “nashîhat” merupakan bahasa Arab yang telah diserap ke dalam bahasa Indonesia dan biasanya maknai sebagai “pesan yang baik” dengan konotasi yang sesungguhnya mengajari atau mengarahkan. Namun, makna tersebutRead More

Haram

Oleh: Dr. Mohammad Nasih (Pengajar di Program Pascasarjana Ilmu Politik UI dan FISIP UMJ; Guru Utama di Rumah Perkaderan Monash Institute) Haram merupakan kata bahasa Arab yang telah diserap ke dalam bahasa Indonesia dan sering dipahami sebagai larangan. Bahkan, dalam definisi, haram adalah larangan untuk melakukan sesuatu karena keburukan yangRead More

Waktu

Oleh: Dr. Mohammad Nasih (Pengajar di Program Pascasarjana Ilmu Politik UI dan FISIP UMJ; Guru Utama di Rumah Perkaderan Monash Institute) “Waktu bagaikan pedang; jika kamu tidak memotongnya, maka dia akan memotongmu.” (Pepatah Arab). Pepatah Arab tersebut memiliki kedalaman yang lebih dibandingkan pepatah Barat yang mengibaratkan waktu sebagai uang, “timeRead More

Fardlu Kifayah

Oleh: Dr. Mohammad Nasih (Pengajar di Program Pascasarjana Ilmu Politik UI dan FISIP UMJ; Guru Utama di Rumah Perkaderan Monash Institute) Dalam literatur fikih, terdapat istilah fardlu ‘ain dan fardlu kifayah. Fardlu ‘ain adalah kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap orang yang berakal sehat dan mampu (mukallaf). Jika tidak melakukannya,Read More